Memasuki Usia Kepala Dua? Jangan Cemas, Ini 9 Pemikiran yang Anda Butuhkan Memasuki Usia 20 Tahun Bagian 1

Inii Pemikiran yang anda butuhkan memasuki usia 20 tahun

Jantung berdetak, jam berdenting tanpa henti

Tanpa terasa masa anak-anak kita lewati

Baru jalan beberapa langkah rasanya

Rasanya masa remaja sudah kita lewati

Namun apa daya saat ini saatnya memasuki usia 20 tahunan

Cemas? Takut? Jelas ada dan itu manusiawi

Sayangnya kita tidak bisa mengendalikan waktu

Tapi untungnya kita bisa mengendalikan hidup kita!

Sebenarnya kita tidak perlu takut ataupun cemas karena kita bisa mengatur hidup kita sendiri dan mencapai apa yang kita inginkan asal kita tahu caranya

Resiko yang ada sebenarnya tidak berbahaya jika kita tahu cara memanejemen resiko

Untuk itu pastikan Anda memiliki pemikiran dewasa yang dibutuhkan untuk orang yang berusia 20 tahun

Pastikan Anda memiliki pemikiran yang setara dengan usia Anda bahkan lebih

Untuk itu pastikan Anda sudah membaca tentang Yang Harus Disadari, Diketahui, dan Dilakukan di Usia 20 Tahun sebelum melanjutkan membaca artikel ini

Di beberapa negara seperti Jepang, umur 20 tahun menjadi tanda kedewasaan seseorang. Namun di Indonesia, biasanya umur 17 tahun ditandai sebagai era kedewasaan seseorang. Lalu apakah umur 20 tahun begitu sakral bagi kita?

Kamu sudah berumur 20 tahun, jadi ini adalah waktu utama dalam rangkaian hidupmu. Kamu bukan lagi seorang anak-anak, dan kebebasan terbentang di depan matamu. Ya, kebebasan merupakan harta mahal yang diperoleh remaja berumur 20 tahun.

Karena itu wajar bila kamu memiliki mimpi dan ambisi ketika kamu berusia 20 tahun. Karena waktu ini adalah masa-masa di mana kamu sedang bersemangat mengejar mimpi dan ambisimu.

Jadi, umur 20 adalah waktunya kamu nge-gas sekencang-kencangnya, dan berlari sekuatnya untuk mewujudkan mimpi kesuksesan di masa depan. Tetapi kamu sebaiknya juga jangan lupa bahwa mengejar ambisi juga berarti mengejar kebahagiaan pribadi.

Bila kamu ragu, jangan; sebab umur 20 tahun adalah masa-masa di mana kita semua harus menyingkirkan ketidakpastian dan perasaan tidak aman.

Lalu, apa yang bisa kamu lakukan ketika umur 20 tahun tiba?

Berikut pemikiran yang Anda butuhkan :

1. Hentikan Motto Let It Flow

Aku tidak tahu mau menjadi apa, yang penting mengalir saja.

Yang penting hidup bahagia, tidak mengganggu hidup orang lain

Tidak kaya pun tidak masalah, toh kekayaan tidak dibawa mati

Motto hidup tersebut kelihatan simpel tapi dibaliknya ada banyak hal yang jika dibiarkan bisa menghancurkan hidup kita

Hidup yang penting mengalir saja, seperti sungai yang terus mengalir tanpa henti

Sayangnya setiap air yang mengalir, selalu mengalir dari atas ke bawah

Belum pernah ada air yang mengalir ke atas, hidup kita pun akan seperti itu jika kita biarkan saja mengalir, semakin lama hidup kita akan semakin ke bawah

Ironisnya berapa banyak dari kita yang memiliki prinsip hidup tersebut? Dan tanpa sadar hidup kita tiap hari terus terpuruk ke bawah

Pemikiran yang salah berikutnya adalah seakan jika menjadi kaya itu salah, ada banyak nada pesimis yang ditemukan dibalik kalimat “buat apa kaya, toh uang tidak dibawa mati”

Kita sering menggunakan kalimat tersebut untuk menyembunyikan diri kita terhadap kenyataan, karena kita tidak kaya, atau iri dengan orang yang lebih kaya dari kita

Padahal menjadi kaya tidak ada salahnya jika uang kita digunakan dengan bijak, apalagi dengan semakin penduduk sebuah negara semakin kaya, maka negara tersebut juga akan semakin maju.

Untuk itu kita sebaiknya jangan cuma bisa protes kebijakan pemerintah, negara ini tidak maju-maju, tetapi kita tidak melakukan apa-apa dan menghasilkan sesuatu yang bernilai

Hal paling simpel yang bisa dilakukan adalah bekerja sebaik-baiknya dan bisa hidup dengan layak

Orang kaya belum tentu jahat, orang miskin belum tentu baik, begitu juga kebalikannya

Lantas mengapa orang yang kaya semakin kaya dan orang yang miskin semakin miskin?

Sekilas kelihatan seperti orang kaya memeras orang miskin, padahal menjadi orang kaya itu tidak mudah, butuh banyak perjuangan, tidak ada yang kaya secara instan, kecuali menang lotre, itupun sudah banyak cerita orang yang memenangkan lotre miliaran rupiah namun berapa tahun kemudian kembali miskin, malah lebih parah dari kehidupan sebelum dia mendapat lotre.

Mengapa ini bisa terjadi? Karena memiliki pola pikir yang salah

Perbedaan mendasar antara orang kaya dan miskin adalah di mentalnya, dipola pikirnya

Bukannya banyak orang sukses yang berasal dari kalangan yang berkekurangan juga?

Mungkin mereka berkekurangan tetapi pikirannya tetap kaya

Akhirnya kekayaan yang mengikuti mereka, seperti almarhum Bob Sadino

Kita tidak bisa hidup hanya nge-flow saja, kita perlu visi

Karena visi lah yang akan menuntun hidup kita

Tanpa visi hidup kita hanya seperti binatang

Tentukan apa yang Anda inginkan 1,2,5, sampai 10 tahun ke depan

Namun memiliki visipun tidak cukup, Anda perlu menjalankannya seperti yang sudah saya tulis di artikel sebelumnya Bagaimana agar Resolusi Tahun Barumu Berjalan 100% Tanpa Gagal?

2. Di Depan adalah Apa yang Sekarang

Menyambung pemikiran pertama, pemikiran kedua ini dari kalimat di atas kita bisa tahu jika masa depan itu bukan masa yang akan datang, tetapi masa sekarang!

Percuma jika Anda melamunkan masa depan dan memikirkannya terus menerus,itu harus dijalankan

Simpelnya misalnya Anda tahu 3 jam lagi Anda akan lapar, untuk itu Anda sudah memikirkan akan makan apa nantinya, dan pada waktunya Anda akan mempersiapkan bahan makan tersebut dan memasak makanan tersebut.

Dimulai dari Anda memikirkan apa yang Anda inginkan saat itu, sampai 3 jam kemudian, akhirnya benar-benar kejadian, Anda persis memakan apa yang Anda inginkan.

Anehnya prinsip seperti ini jarang kita praktekan untuk jangka panjang.

Memikirkan 3 tahun lagi mau menjadi apa, apa yang ingin dicapai, apa yang ingin didapat.

Untungnya belum terlalu telat, kita bisa mempraktekkannya sekarang.

Mudah bukan? Tinggal memikirkan apa yang kita inginkan, membuat rencananya, melaksanakannya dan akhirnya mendapatkannya.

Itu semua dimulai dari pikiran Anda sekarang! Bukan nanti.

3. Berubah/Beraptasi atau Punah

Tinggal di zona nyaman memang menyenangkan, tetapi terlalu lama di zona tersebut hanya membuat kita stagnan  dan tanpa sadar menunggu kematian. Otak manusia memang kecenderungannya menghindari sakit dan mencari kesenangan. Manusiawi memang, tetapi pertanyaannya apa kita mau punah?

Jelas tidak, tapi tanpa sadar kita sering menuju ke arah sana, perusahaan besar sekelas blackberry, nokia, sevel yang dulunya begitu terkenal dan booming bisa tumbang begitu saja. Orang-orang yang didalamnya jelas padahal merupakan orang yang pintar dan cerdas, namun siapa sangka masuk zona nyaman sehingga telat berinovasilah yang membunuh mereka.

Keluar dari zona nyaman memang tidak enak tapi itulah yang terus membuat kita hidup, pilihan di tangan kita

4. Kualitas Sekolah/Kuliah = Kualitas Kerja

Sekolah, kuliah memang bukan segalanya. Apa yang kita pelajari belum tentu kita bisa praktekan dalam sekolah kehidupan. Namun bukan berarti kita dalam bersekolah menjadi asal-asalan, memang nilai tidak membawa pengaruh ke hidup kita, namun cara kita dalam mendapatkan nilai tersebut akan membentuk karakter kita.

Jika kita malas-malasan dalam mendapatkan nilai maka meskipun kita lulus, kita memiliki karakter yang malas. Karakter inilah yang susah diubah, karakter merupakan perulangan dari apa yang kita lakukan setiap hari.

Karakter yang kita dapatkan dari sekolah ini akan terbawa sampai kita kuliah, kerja nanti. Memang karakter bisa diubah, namun sulit.  Jadi perhatikan apa yang kita lakukan sekarang, jangan sampai keburu menjadi karakter yang salah dan akhirnya sulit mau merubahnya.

Bukannya merendahkan/menjelekkan orang yang nilainya jelek. Namun saya punya satu teman yang bekerja sebagai HRD disebuah perusahaan di Jakarta. Dia bercerita kalau kebanyakan orang yang IPK nya dibawah 3,00 bekerjanya asal-asalan, baru berapa bulan keluar. Sedangkan yang IPK nya di atas 3,00 cenderung lebih rajin dan loyal.

Masih berpikir nilai sekolah / IPK itu tidak penting? Cara kita mendapatkannya itulah yang menjadi karakter kita,bukan masalah nilai penting atau tidak penting. Namun karakter yang terpenting, karakter selalu diatas nilai

5. Sebaiknya kamu bisa menjawab apa favoritmu

Ketika visi dan misimu jelas, maka kamu harus tahu apa yang kamu lakukan. Kemampuan menjawab pertanyaan sepele seperti “film favoritmu apa?”

Bisa jadi bukti bagus kalau kamu adalah individu yang tahu dirimu sendiri. Kalau seseorang tidak tahu dirinya sendiri, bagaimana bisa dia mewujudkan mimpi, visi dan ambisi yang besar.

6. Jadilah orang yang ramah

Kamu tidak akan pernah tahu siapa saja yang mengamati tingkah lakumu, dan kamu juga takkan tahu kepada siapa kamu berbicara. Karena itu penting bagimu untuk melatih diri sebagai orang yang ramah kepada siapa pun.

Ucapkan “terima kasih” ketika kamu memperoleh bantuan dari seseorang, dan bilang “tolong” ketika kamu ingin meminta bantuan orang lain. Tak ada alasan bagimu untuk bersikap tidak ramah kepada orang lain.

7. Jadilah dirimu sendiri, yang unik

Umur 20 tahun adalah waktu sempurna untuk menemukan dirimu sendiri. Carilah waktu luang untuk menjadi dirimu sendiri, kemudian pelajarilah karakteristik dirimu.

Dan yang paling penting: belajarlah mencintai diri sendiri. Lalu, jadilah unik. Jangan pernah coba untuk menjadi seseorang yang diharapkan orang lain. Usahakan lah supaya orang lain menyadari bahwa itu kamu, dengan segala keunikannya.

8. Bersikap seolah kamu tidak akan kehilangan apapun

Ketika kamu berusia 20 tahun, tantangan demi tantangan tersedia di depan mata. Jangan takut, dan jangan berusaha untuk selalu berada di zona nyaman. Ambil resiko dan jangan takut pada hasilnya, toh kamu masih bisa mempelajari sesuatu dengan kegagalan yang datang kemudian.

Hanya saja yang harus kamu ingat: jauhi segala macam hal buruk seperti narkoba dan minuman keras, karena keduanya hanya akan menghambat kemajuanmu.

9. Jangan lupakan keluargamu

Bagaimanapun bebasnya, kamu yang berumur 20 tahun tetaplah anak manis ayah dan ibumu. Karena itu kamu harus mencintai keduanya, berterima kasih kepada mereka dan membayar kasih sayang mereka dengan cinta.

Ingat bahwa orang tua tidak berharap kamu membalas segala macam kebaikan yang sudah mereka lakukan untukmu. Lalu jangan lupa juga luangkan waktu berkualitas untuk keluargamu, dengan begitu kamu tetap bisa memiliki hubungan erat dengan ayah, ibu, kakak, maupun adik-adikmu.

Menjadi 20 itu mudah, dan kebebasan ada di depan matamu sekarang. Yang harus kamu lakukan adalah merancang mimpi dan ambisi, serta rencana untuk mewujudkannya.

Bagaimana menurut Anda? Berikan komentarmu dibawah ini

Berlanjut ke Bagian 2..

Jangan lupa subscribe email list kami dan dapatkan informasi menarik langsung!

Follow Us On Social Media :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *