Langkah-langkah dalam memilih jurusan SMA sampai kuliah super lengkap

Langkah-langkah dalam memilih jurusan SMA sampai kuliah super lengkap

Memilih jurusan SMA sampai kuliah itu dibutuhkan untuk mengetahui bakat kita terlebih dulu :

Langkah menemukan Bakat Anda yang sejati

 

Setiap orang terlahir dengan sebuah bakat, dan tugas kitalah untuk menemukan apa bakat kita, dan mengembangkannya. Siapa yang tau anda memiliki talenta yang luar biasa, hanya saja anda belum mengetahuinya, dan akan sayang sekali jika anda tidak mengetahuinya sampai anda mati nanti. 


Mari simak 2 kisah berikut, dan temukan bakat terpendam dalam diri anda. Mungkin saja anda memiliki bakat berbicara yang luar biasa, tapi sifat anda pendiam?


Kita ini manusia yang unik, hanya 1 orang seperti kita, dari 7 milyar orang yang ada di dunia. Apa yang anda miliki belum tentu dimiliki oleh orang lain, begitu juga sebaliknya. 


#1 Seekor elang dan ayam 

Ada seekor elang yang sejak kecil ditinggal oleh orang tuanya. Sejak kecil elang tersebut tersasar dan akhirnya tinggal bersama sekumpulan ayam. Elang tersebut setiap hari melakukan hal yang sama dengan ayam-ayam yang tinggal bersamanya, mengais-ngais, mencari cacing di tanah. Elang tersebut meniru apa yang dilakukan ayam-ayam tersebut, elang tersebut mengira dirinya adalah seekor ayam. 


Pada saat sudah tua, elang ini melihat di langit ada seekor burung besar terbang dengan gagah tinggi di langit. Elang ini sangat terkagum-kagum dengan burung tersebut. Elang tersebut bertanya ke sekumpulan ayam “kapan saya bisa menjadi seperti burung itu” kata si elang. 


Sekumpulan ayam tersebut menjawab “seumur hidup kita tidak akan bisa menjadi seperti burung tersebut, burung itu adalah seekor elang, kita ini seekor ayam”. Elang ini hanya bisa mengangguk-ngangguk saja, dan pada akhirnya elang tersebut mati. 


Sangat menyedihkan bukan? Padahal elang tersebut memiliki bakat yang luar biasa, hanya saja dia tidak pernah tau. Elang ini mati tanpa tau kemampuannya sendiri, padahal dia juga bisa menjadi seperti elang yang gagah tersebut.


Hal tersebut bisa saja terjadi pada diri kita sendiri, bisa saja kita saat ini seperti elang tersebut yang mengira diri sendiri seekor ayam, yang tidak bisa terbang di langit.


Sama halnya jika kita tidak mengetahui talenta diri kita sendiri, Anda memiliki talenta yang luar biasa! Hanya saja mungkin anda tidak mengetahuinya 

Kita sudah melihat di bagian sebelumnya, Anda memiliki talenta yang luar biasa, bahwa kita ini memiliki bakat yang luar biasa, hanya saja biasanya kita tidak menyadarinya, bahkan sampai kita tua dan meninggal nanti. Untuk itu, kita perlu mencari tau apa talenta emas kita dan tidak menyia-nyiakannya. 

Di bagian ini kita akan belajar tentang bagaimana agar kita tidak salah mengenali bakat kita sendiri. Kita kadang bisa salah mengenali, bakat yang sebenarnya bukan bakat kita, kita anggap bakat alami kita. Yuk, simak cerita berikut!


#2 Seekor anjing dan elang 


Ada sekumpulan anjing yang dilatih untuk melompat dan menangkap bola. Dari sekumpulan anjing tersebut, ada seekor anjing yang dapat melompat lebih tinggi dari anjing-anjing lainnya. Anjing tersebut sangat disayangi oleh pemiliknya. Anjing tersebut sangat senang dan merasa dirinya lah yang terhebat. 


Pada suatu hari, ketika anjing tersebut berada di atas bukit, anjing ini melihat seekor elang terbang tinggi di atasnya. Ketika melihat elang tersebut, anjing itu menjadi iri, dia tidak mengira ada yang bisa lebih tinggi dari dia. Anjing ini pun mengikuti elang tersebut dan melompat. 


Apa yang terjadi? Anjing tersebut ternyata malah masuk ke jurang! Dia tidak mengira ada jurang di depannya, dan dia tidak bisa terbang. Menyedihkan bukan anjing tersebut, celakanya tanpa kita sadari, mungkin saja kita seperti anjing tersebut. 


Bagaimana bisa? Hal ini bisa terjadi jika kita salah mengerti tentang bakat kita, misalnya anda menyukai menulis dan anda berlatih menulis, dan juga bercita-cita menjadi penulis. Tetapi lingkungan pergaulan sekitar anda, banyak yang suka bermain basket di sana. Ada teman anda yang sangat jago bermain basket, melihat itu, anda merasa hal tersebut keren dan menarik. 


Ujung-ujungnya anda mencoba bermain basket dan berlatih basket. Mungkin anda bisa mengikuti perlombaan basket dan sebagainya, malah memenangkannya dan menjadi juara. Tapi bisa dijamin, akhirnya anda akan hancur, karena sebenarnya anda tidak benar-benar menyukai basket. Bakat yang Tuhan berikan kepada anda sebenarnya bukan itu, jangan sampai hal ini terjadi pada anda. 

 

Jika sebelumnya kita sudah mengetahui manusia itu memiliki bakat yang luar biasa, hanya saja banyak orang yang tidak mengetahuinya, dan bagaimana bisa mengembangkan talenta, jika tidak pernah mengetahuinya, bahkan sampai meninggal pun bisa jadi masih ada yang tidak mengetahui bakatnya. 


Coba anda bayangkan, Indonesia yang berpenduduk 249 juta jiwa, jika saja seluruh penduduknya menggunakan talentanya dengan baik, jelas tidak mustahil Indonesia bisa menjadi negara superpower. Mari kita lanjutkan tentang bagaimana kita membedakan bakat alami dengan mengganggap apa yang kita kira bakat kita, tapi sebenarnya bukan. 


Coba lihat ilustrasi berikut : 


Kita anggap index bakat alami seseorang bernilai dari 1 sampai 10 


1 : sangat rendah

10: sangat tinggi


Di sini ada 2 orang, satu orang yang sangat pandai matematika dan memiliki index bakat nya sebesar 8, sedangkan satu orang lagi yang tidak begitu pandai memiliki index bakat sebesar 3 


A : —————————————————– 8

B : —————— 3


Index kemampuan mereka di atas merupakan talenta alami, artinya sejak lahir sudah begitu. Tidak bisa ditambah, tidak bisa dikurangi.


Jika saja si B salah mengerti bakatnya sendiri, misalnya orang tuanya ingin anaknya pandai matematika, sehingga memberinya les hitung-hitungan sejak kecil, dan anak ini mengira dia menyukai matematika, dia pun terus belajar hitung-hitungan. 


Si A karena bakat alaminya di matematika, dia sangat menyukai matematika, melihat angka saja sudah senang. Dalam belajar si A tidak begitu susah memahami dan mengerjakan soal yang ada, dia tidak perlu mengikuti les dan dapat belajar dengan baik. Dia dapat belajar dengan cepat, mudah dan memperoleh hasil yang memuaskan. 


Si B, karena salah mengetahui kemampuannya, dia juga belajar matematika. Si B mengalami berbagai kesulitan dalam belajar, tapi dengan adanya les dan terus mencoba akhirnya si B juga bisa memahami matematika, dengan waktu yang cukup lama. 


Bagaimana hasilnya? 


Kedua-duanya berhasil meningkatkan kemampuan matematika mereka, index bakat mereka pun bertambah sebesar 10 


A : ———————————————– 8 ————————————————— +10  = 18

B : —————— 3  ————————————————— +10  = 13


Kemampuan mereka sama-sama bertambah 10, tapi tetap saja si A lebih tinggi, karena memiliki bakat alami di matematika. 


Apakah si B bisa melebihi si A? tentu saja, dengan belajar terus menerus, tetapi ketika si A juga mulai belajar si A bisa memahami pelajaran dengan cepat, dan tidak butuh waktu lama sampai si A bisa melebihi kemampuan si B lagi. 


Dan akan sayang sekali kehidupan si B, andai saja dia mengetahui di mana bakat alaminya, tentu dia sudah mencapai pencapaian yang luar biasa dan bahagia dalam hidupnya. Mungkin saja si B memiliki kemampuan musik yang hebat, dan jika saja dia melatihnya sejak kecil, bisa saja dia sudah menjadi musisi yang sukses sekarang ini.


Jadi yang kita perlukan adalah mengenali dan mencari apa kemampuan alami kita, apa talenta yang sudah diberikan Tuhan kepada kita

 

Bakat atau talenta merupakan sesuatu di dalam diri manusia yang harus ditemukan. Jika ibaratnya manusia itu sebuah tambang emas, maka tambang itu harus digali untuk ditemukan emasnya. 


Sama seperti manusia, setiap manusia memiliki ’emas’ di dalam dirinya, hanya bagaimana setiap orang menggalinya. Tanpa digali, seumur hidup tambang tersebut tidak bisa disebut tambang emas, hanya tambang biasa. 


Demikian juga, dalam menemukan emas itu sendiri. Dalam menggali tambang, dibutuhkan pengetahuan untuk mencapai letak emas tersebut. Tidak bisa dengan cara asal tambang, bisa-bisa tambang tersebut malah runtuh. 


Untuk itu, kita perlu memerlukan suatu cara agar kita dapat menemukan talenta emas dalam diri kita dengan tepat dan secara efisien. 


Berikut ada beberapa langkah bagaimana kita bisa menemukan bakat atau talenta diri kita dengan efektif dan benar, sehingga kita bisa menggunakan bakat tersebut secara luar biasa untuk kebesaran Tuhan tentunya, karena semuanya berasal dari Tuhan.


1. Temukan apa yang menjadi minat dan hobi anda 

Masing-masing pribadi di dunia memiliki keunikannya sendiri, memiliki apa yang dia sukai dan apa yang tidak disukainya. Persoalan perbedaan ini sebenarnya wajar saja, ada 7 milyar manusia di dunia, dan tidak ada satu pun dari mereka yang sama, meskipun kembar. Bahkan, tidak ada sidik jari yang sama. 


Begitu juga dengan selera makanan, ada yang menyukai yang pedas, asam, manis, ada yang mengatakan nasi goreng itu enak, ada juga yang tidak menyukai nasi goreng. Dan sama halnya dengan minat dan hobi anda, kita memiliki minat yang unik. 


Bisa saja selama ini anda menyukai hal-hal yang berbau elektro, malah sejak kecil. Anda tertarik dengan robot dan menyenanginya. Jangan meremehkan hal-hal kecil seperti ini, bisa jadi itu adalah bakat ’emas’ anda yang sebenarnya. Jangan lupa, hal yang besar berasal dari hal-hal kecil tersebut. 


Bukannya banyak orang-orang sukses, ada yang sukses di bidang dance misalnya, sering mengatakan hal berikut : “hidupku adalah untuk menari, saya tidak bisa hidup tanpanya”, atau yang paling sering kita dengar “music is my life / musik adalah hidupku”. 


2. Jangan mengikuti atau iri terhadap orang lain 

Kita sering sekali jatuh dalam hal ini. Seringkali kita melihat apa yang ada pada orang lain, dan tidak melihat terhadap diri kita sendiri. Mungkin saja ada teman kita yang pandai dalam bidang matematika, dan orang tersebut bisa dibilang pintar di sekolah. 


Terkadang kita menjadi iri terhadap teman kita tersebut, sedangkan kita kurang pandai, kita menginginkan kepandaian seperti teman kita itu, dan kita mencoba melatih kemampuan yang sebenarnya bukan bakat kita. 


Padahal tidak akan ada habisnya jika kita melihat lubang yang ada di donat, bukan seluruh donat yang ada. Kita perlu untuk melihat apa yang ada di diri kita, buka yang tidak ada, kemudian mengembangkannya. 


3. Mengikuti program tes bakat dan minat 

Cara yang ketiga ini, cukup sering diadakan, terutama di sekolah-sekolah. Memang untuk mengikuti tes minat bakat, dibutuhkan biaya, dan hasilnya belum tentu akurat. Tetapi dengan anda mengikuti tes, hasilnya bisa anda gunakan sebagai referensi anda. 


Bisa saja ada bakat-bakat terpendam yang selama ini tidak pernah anda ketahui, ataupun malah menguatkan apa yang menjadi talenta anda sekarang, sehingga bakat anda menjadi lebih pasti, dan masa depan anda menjadi lebih jelas.


Ada juga jenis program yang menggunakan sidik jari, hasil tes semacam ini mengungkapkan lebih banyak hal lagi dan cukup akurat, bukan hanya bakat, tapi juga karakter anda, cara belajar anda yang cocok, kelebihan kekurangan anda, dan juga delapan tipe kecerdasan/mutiple intelligences.

Biaya yang dikeluarkan cukup mahal memang, sekitar 500 ribu – 1 juta rupiah ,tetapi jika dibandingkan dengan masa depan yang lebih pasti, seharusnya hal tersebut bukan menjadi masalah besar.

8 Kecerdasan Super yang sebenarnya Anda Miliki

 

Semua manusia terlahir dengan identitas yang sangat unik. Mulai dari sidik jari, model rambut, warna mata, hobi, makanan kesukaan, musiknya, masing-masing pribadi memiliki identitasnya sendiri. Untuk itu dibutuhkan saling menghargai satu sama lain. Jika tidak hanya ada kekacauan hidup di dunia ini. 


Begitu juga dengan kecerdasan kita, bakat kita, kita memiliki kecerdasan yang berbeda-beda. Di kesempatan kali ini, admin akan share tentang 8 kecerdasan majemuk yang sebenarnya kita miliki, biasa disebut juga dengan multiple intelligences dalam bahasa inggris. Sayangnya belum banyak yang tahu tentang hal ini. 


Banyak penyebab yang membuat kita tidak menyadari apa kecerdasan kita sebenarnya. 2 kecerdasan diantaranya sangat dijunjung tinggi di sekolah, sehingga menyebabkan murid-murid tidak melihat kelebihan dari dirinya, karena terpaku oleh 2 kecerdasan tersebut. Dan hal ini sangat menguntungkan bagi murid yang memiliki kemampuan tersebut. 


Sebenarnya kita memiliki kedelapan kecerdasan tersebut, hanya saja ada yang lebih tinggi, dan ada yang lebih rendah


Mari kita lihat apa saja 8 kecerdasan majemuk yang ditemukan oleh Howard Garner tersebut : 


1. Kecerdasan logika 

Kemampuan untuk menghitung, mengukur, mengerjakan berbagai persoalan logika, mengerjakan matematika.


Kecerdasan ini salah satu yang paling diutamakan dalam sekolah, tak heran, murid yang memiliki kecerdasan yang lebih tinggi di sini biasa di cap pintar di sekolah. Ilmuan, matematikawan, ahli mesin, programmer, akuntan, fisikawan, memiliki kecerdasan logika yang kuat. 


2. Kecerdasan Bahasa 

Kecerdasan untuk berpikir dalam berkata-kata, menggunakan bahasa dalam berbagai hal yang kompleks. 


Kecerdasan ini juga salah satu yang paling diutamakan di sekolah. Kecerdasan logika dan bahasa inilah yang paling dipakai di sekolah formal. Penulis, wartawan, jurnalis, penyair, penyiar warta berita memiliki kemampuan yang tinggi di sini. 


3. Kecerdasan Musik 

Kecerdasan  yang memiliki kepekaan terhadap nada, melodi, harmoni, irama. komposer, musisi, penyanyi, pengarang musik, malah pendengar musik, memiliki kecerdasan musik ini. 


4. Kecerdasan Interpersonal 

Kemampuan untuk memahami orang lain, komunikasi, membina hubungan yang baik dengan orang lain. motivator, guru, politisi, pembicara memiliki kecerdasan interpersonal yang baik. 


5. Kecerdasan Intrapersonal 

Kemampuan untuk memahami diri sendiri, mengenal kelebihan dan kekuranganya sendiri. Orang-orang yang memiliki kecerdasan ini adalah teolog, filsuf, psikolog 


6. Kecerdasan alam 

Kecerdasan untuk mengenali alam ini, baik tumbuhan, hewan, lingkungan. Orang-orang yang mempunyai kecerdasan ini adalah pencinta alam, ahli biologi, penjelajah 


7. Kecerdasan kinestetik 

Dari namanya kita sudah mengenalnya, yaitu kemampuan untuk menggunakan tubuh dengan terampil. Atlet, olahragawan, penari memiliki kemampuan ini 


8. Kecerdasan visual

Kecerdasan untuk mengindra dunia ini, membayangkannya, memvisualisasikannya. Kemampuan ini dimiliki oleh pilot, desainer, pelukis, arsitek, pelaut, pemahat. 


Nah, dari 8 kecerdasan di atas, mana kecerdasan anda yang paling menonjol? Sayang sekali lo, jika kecerdasan anda tidak digunakan dengan baik. Kita memiliki semua kecerdasan tersebut, hanya saja ada kecerdasan yang lebih tinggi dari yang lainnya.


Dan untuk itulah, kita harus mencari dan mengetahuinya. Salah satu cara, anda bisa mencoba mencarinya di google, dengan keyword “multiple intelligences test”, ada berbagai test yang bisa anda coba untuk mengetahui keunggulan anda.

 

Langkah-Langkah memilih jurusan SMA, IPA atau IPS?

 

Ketika akan masuk sma, biasanya murid-murid akan bingung dalam memilih jurusan untuk kelas 2 sma nanti. ipa atau ips? hitungan atau hafalan?

Banyak yang harus dipertimbangkan, karena jurusan yang dipilih di sma ini akan berpengaruh terhadap memilih jurusan kuliah nantinya. belum lagi ada banyak faktor yang memengaruhi kita, orang tua misalnya, teman-teman.

Yang pertama yang harus kita perhatikan adalah begini :

IPA : belajar fisika, kimia, biologi, matematika ipa
IPS : belajar sosiologi, geografi, ekonomi, matematika ips, + akuntansi

Kita harus melihat di mana kemampuan kita, apa bakat dan minat kita. apa kita menyukai hitungan?
dalam jurusan ipa, jelas semuanya hitungan, belum lagi matematikanya lebih susah dari yang biasa, kecuali biologi, tetapi setahu saya biologi nantinya pun ada sedikit hitungan meski tidak ribet-ribet amat, di bab hukum mendel.

Sedangkan ips yang dibilangnya hafalan, sebenarnya tidak semuanya hafalan, ada juga hitungan, yaitu di sedikit di geografi, ekonomi, matematika, dan biasa ada sekolah yang memasukkan pelajaran akuntansi juga.

Sebenarnya jika mau luput dari hitungan kita juga tidak bisa. tapi setidaknya pelajaran hitung-hitungan yang di ips tidak seribet yang di ipa.

Jika kita menyukai hitungan, bisa belajar sendiri, tidak butuh les, anda bisa memahami pelajaran ipa dengan baik, sangat disarankan anda memilih jurusan ipa.

Karena jika anda bisa belajar tanpa dibantu orang lain, dan cukup memahami pelajarannya, malah teman anda yang bertanya kepada anda bagaimana mengerjakan soal ini, berarti anda memiliki kemampuan di bidang ipa. ya, anda memiliki kemampuan di sanal. tidak perlu ragu untuk memilih jurusan ipa.

Tapi untuk anda yang agak susah belajar ipa, mungkin disuruh les pelajaran, baru bisa mengerti, berarti kemampuan anda di ipa kurang baik, akan lebih baik memilih jurusan  ips. 

Tapi bukan berarti yang tidak memiliki kemampuan di ipa tidak boleh masuk ipa. saya sendiri tidak suka hitungan, tapi malah masuk ipa, karena mikirnya begini, jika terbiasa susah di ipa, maka untuk kedepannya di lingkungan kerja, kuliah, saya sudah terbiasa dengan susahnya.

Yang pasti, anda harus tau kedepannya anda mau jadi apa. akuntan, dokter, arsitek, ekonom, pengusaha dan sebagainya. jujur mau saya katakan, jurusan di sma tidak terlalu berpengaruh kedepannya kita akan menjadi apa. paling-paling berpengaruhnya dalam memilih jurusan kuliah.

 Yang sma ipa, bisa memilih semua jurusan kuliah, dan yang sma ips tidak bisa memilih jurusan kuliah yang bertajuk ipa, meskipun ada universitas yang mengizinkan hal tersebut juga.

Dan lagi, jika orang tua anda memaksa anda masuk ke salah satu jurusan misalnya, anda perlu membicarakan hal ini baik-baik terhadap orang tua anda. karena jika salah jurusan, anda seperti bunuh diri. anda masuk belajar suatu hal yang sama-sekali anda tidak sukai. hati anda pasti berat, tidak nyaman, mau berontak. semuanya pun menjadi pahit. betul? 

Karena itu kita tidak boleh asal-asalan memilih jurusan, seperti ikut-ikut teman, ikut saudara, keluarga, atau misalnya masuk jurusan ipa hanya untuk gengsi. memang faktanya orang jurusan ipa lebih dipandang sih. tapi jika masuk suatu jurusan hanya karena gengsi itu hanya akan sia-sia untuk anda, sebab anda tidak sepenuh hati. banyak kan orang yang seperti ini? termasuk saya sendiri dulunya

Oya, saya mau sharing sedikit lagi pengalaman saya, jangan sampai mengira hobi anda itu sebagai bakat dan kemampuan anda. misalnya anda menyukai komputer, baik dari software, windows, otak-atik program, install ulang, internet, bongkar pc, burn cd, dan sebagainya. dan nilai komputer anda tinggi. anda pun mengira bakat anda di bidang program, jadi seorang programmer. 

Guru-guru anda, keluarga anda pun mengusulkan anda masuk kuliah jurusan pemograman. tapi saya mau beritahu, kuliah pemogramman itu butuh kemampuan matematika, kemampuan logika, hitung-hitungan. anda yang menyukai install ulang pc, windows, program, edit-edit, lebih cocok masuk smk jurusan komputer, bukan kuliah pemograman, itu dua hal yang berbeda.

Bagaimana jika saya sudah salah masuk jurusan? jika anda baru awal-awal masuk kelas 2 sma, dan baru minggu-mingggu awal proses pembelajaran, anda tanya guru saja, untuk pindah jurusan. itu masih bisa kok, di minggu-minggu awal. jika sudah terlanjur? 

Nah, jika sudah terlanjur anda mau tidak mau lanjutkan saja. anggap saja itu bukan masalah tapi tantangan. toh sma cuma 3 tahun, nikmati saja masa muda anda. tapi untuk kuliah jangan sampai anda salah memilih lagi..ok??

Langkah Memilih Jurusan Kuliah

Masalah kuliah salah jurusan sepertinya tidak pernah habis sampai sekarang. 

Meski sudah diadakan tes bakat/minat, bimbingan konseling, education fair, tapi tetap saja ada orang yang tetap salah memilih jurusan kuliah. 

Saya sendiri juga merasakan bagaimana salah mengambil jurusan kuliah, padahal sewaktu SMA, saya sudah mengikuti banyak tes bakat minat, baik dari sekolah, guru BK, dan dari tes-tes tersebut jurusan yang saya anggap sudah tepat, ternyata masih salah juga. 

Banyak penyesalan yang terjadi,  tapi jika sudah terlanjur mau bagaimana, mulai dari bingung dengan masa depan kuliah, tidak yakin lulus, tidak niat kuliah, malas kuliah, putus kuliah semua saya rasakan. 

Seandainya salah memilih jurusan di SMA antara ipa atau ips, salah jurusan di sana tidak akan begitu masalah, karena ujung-ujungnya toh kita akan kuliah lagi atau langsung bekerja. 

Berbeda dengan kuliah yang memiliki biaya besar, yang membutuhkan waktu lulus lebih lama, mulai memasuki usia 20 tahunan, yang biasa dimulai dengan khawatir dengan masa depan.

Jadi apa yang harus saya lakukan jika saya terlanjur salah memilih jurusan? 

Berikut ada beberapa cara dan pandangan yang bisa Anda ikuti jika memiliki masalah tentunya dalam kuliah ini atau juga untuk mencegah hal tersebut terjadi sekaligus membahas pandangan-pandangan yang menganggap kuliah itu tidak penting : 

1.  Cari tahu mata kuliah apa saja yang ada di jurusan tersebut bukan hanya dari pengenalannya saja

Biasanya universitas-universitas hanya memperkenalkan jurusan-jurusan yang ada di universitas tersebut, seperti belajar tentang apa, prospek pekerjaan dari jurusan tersebut, akreditasi jurusan di universitas tersebut, tes bakat minat.

Sayangnya itu saja belum cukup untuk menjadi alasan yang kuat agar kita cocok di jurusan tersebut. Banyak orang salah mengambil jurusan karena hal sepele seperti ini.

Misalnya Anda tidak suka dengan hitungan dan ingin mengambil jurusan manajemen, siapa yang menyangka ternyata di manajemen Anda malah belajar banyak hitungan, seperti akuntansi, riset operasi, organisasi tata niaga

(Sebenarnya tidak jurusan yang tidak ada hitungan, hanya saja porsinya yang berbeda, nyaris tidak ada jurusan kuliah yang tidak ada pelajaran statistik, yang sama sekali tidak ada hitungan itu seperti jurusan bahasa, sastra)

Atau Anda ingin mengambil jurusan food technology karena ingin belajar memasak, siapa yang menyangka, ternyata di jurusan itu, Anda belajar tentang kimia, fisika, biologi. 

Banyak juga kesalahan berpikir tentang jurusan kuliah lainnya, seperti jurusan ilmu komunikasi, jelas kita menyangka jurusan tersebut cocok untuk orang yang suka ngomong, pandai ngomong, padahal belum tentu begitu, malah orang yang tidak pandai berbicara yang lebih cocok masuk jurusan tersebut, karena pada akhirnya akan dilatih berkomunikasi.

Penting bagi kita untuk mencari tahu mata kuliah apa saja yang ada di jurusan yang mau kita ambil, bertanya ke senior kita yang lebih tahu, dan jangan memilih jurusan hanya karena ikut-ikutan dengan teman.

2. Pindah jurusan selagi sempat 

Jika Anda masih berada di awal perkuliahan sekali dan merasa salah jurusan, segeralah pindah jurusan selagi sempat tentunya dengan konsultasi terlebih dulu. 

Jika Anda terlambat pindah dan sudah memasuki semester 1 atau 2, Anda bisa saja tetap pindah jurusan. Dengan mempertimbangkan 1 tahun lebih lama lulus, umur, biaya tentunya. Toh ini masih lebih baik  dibanding dengan tidak niat kuliah selama ber semester-semester, atau malah putus kuliah. 

3. Kuliah bukan hanya tentang penting atau tidak pentingnya tetapi karakter kita

 Jika Anda terlanjur di jurusan yang salah dan terus di sana, berikut ada beberapa hal yang bisa Anda ambil :

Kuliah bukan hanya berbicara tentang apakah mata kuliah ini penting atau tidak, berguna untuk masa depan kita atau tidak, teori yang berguna atau tidak, bisa diterapkan dalam kehidupan kita sehari-hari atau tidak, menyukainya atau tidak. 

Tetapi lebih ke karakter Anda, ketika Anda dihadapkan dengan mata kuliah yang tidak menyenangkan atau tidak penting, bagaimana kah Anda meresponinya? 

Sering kita mendengar knowledge is power but attitude is everything, pengetahuan itu kekuatan tapi sikap kita adalah segalanya. 

Bagaimana Anda bertindak ketika menjalani mata kuliah yang Anda tidak sukai, dengan sungguh-sungguh atau terus mengeluh? Memberi yang terbaik dalam mata kuliah tersebut atau setengah hati? 

Karakter kita lah yang dibentuk di sini, dan karakter lebih penting dari pengetahuan tersebut, nilai kuliah yang nantinya akan menunjukkan apa kita serius dalam kuliah atau tidak. 

Karena itu, jika Anda masih berpikir nilai, ipk tidak penting, kita bisa pikirkan ulang.

Jadi nikmati saja prosesnya, jika kita tidak bisa setia dalam perkara kecil, kita juga tidak bisa setia dalam perkara besar.   

Perkuliahan tidak lebih berat dari dunia kerja nanti, bagaimana kita bisa jadi pemimpin nantinya? 

Jika dihadapkan pada mata kuliah yang tidak menyenangkan saja sudah mengeluh, ingat kuliah bukan hanya tentang belajar, belajar, teori, pengetahuan, tetapi juga karakter Anda

Baca juga : Yang harus dilakukan ketika kuliah agar masa depan cerah

Bagaimana keteguhan, kegigihan, kejujuran, integritas, ketekunan, kesungguhan Anda dalam kuliah?

Itulah yang akan terbawa dalam kehidupan kita sehari-hari, sampai ke dunia kerja nantinya.

Anda juga bisa mengikuti organisasi / UKM ( Unit Kegiatan Mahasiswa) ini akan sangat menolong Anda, jika Anda mahasiswa yang salah jurusan, Anda bisa belajar banyak hal dari organisasi, hanya saja jangan sampai organisasi menggantikan kuliah Anda. 

Oya, Jangan sampai kehidupan studi Anda berhasil tetapi kehidupan cinta Anda gagal, hidup ini harus seimbang

Baca juga : Ini cara agar pacaran cukup sekali seumur hidup

Bagaimana pendapat Anda sendiri? Silahkan berkomentar 

atau like/share konten ini jika menurut Anda bermanfaat.

Follow Us On Social Media :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *