Cara Meramal Masa Depan Diri Sendiri yang Pasti TOP Markotop

cara meramal masa depan diri sendiri

photo : walkingtimes

 

Kita suka cemas dengan yang namanya masa depan, itu wajar dan manusiawi.

Kita kuatir dengan akan menjadi apa kita nanti, siapa jodoh kita nantinya, akan menjadi apa kita 10 tahun ke depan?

Anehnya kita suka overthinking dengan hal tersebut, jika sudah terus-terusan kuatir, justru tidak akan berdampak baik bagi hidup kita. Overthinking hanya menguras energi, memikirkan hal-hal yang sudah negatif, tidak berdampak apa-apa lagi, toh yang hal buruk yang kita pikirkan cuma dipikiran.

Akan lebih baik jika otak kita pakai untuk pemikiran yang positif.

Berpikir positif maupun negatif sama-sama gratis. Kenapa tidak berpikir yang baik-baik saja? Sesama gratis namun hasilnya lebih memuaskan, kekuatiran mereda, hidup lebih tenang dan bahagia.

Kita bergerak, melalukan segala sesuatu mulai dari pikiran kita. Mindset kita yang banyak menentukan keputusan yang mau kita ambil hari ini mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi. Oleh karena itu, pakai pikiran kita sebaik dan sepositif mungkin.

Terlalu banyak cemas membuat kita mencari berbagai hal untuk bisa meramal masa depan. Dari garis tangan, rasi bintang, zodiak, kartu tarot dan sebagainya, anehnya jika yang orang yang meramal memang bisa meramal, kenapa dia cuma jadi peramal?

Apa patokan khusus seorang penulis ramalan zodiak hari ini untuk menulis ramalannya? Cocok dengan diri Anda hari itu? Tentu saja itu sangat mungkin, 1 zodiak ada jutaan orang yang zodiaknya sama dengan Anda. Tidak mungkin dari jutaan orang ada yang tidak cocok dengan ramalan hari itu.

Jika kita cemas dengan masa depan kita, berarti ada hal yang tidak kita persiapkan untuk menuju masa depan tersebut.

Orang yang mendaki gunung untuk camping tidak akan cemas bila sudah latihan sebelumnya, membuat persiapan.

Gagal merencanakan = merencanakan kegagalan

Faktanya kita cemas dengan masa depan sampai mencari cara meramal masa depan diri sendiri karena belum pernah merencanakan.

Tidak heran hidup kita flat-flat saja.

Apalagi jika Anda baru memasuki usia 20 tahun ,usia yang dikenal sudah dewasa dan termasuk generasi millenial pula. Generasi Z yang dikenal kreatif namun suka berontak, skillful tapi tidak memiliki attitude.

Kita perlu membuat perencanaan, visi untuk hidup kita dengan matang atau kita hanya akan nyungsep dalam hidup yang kelam.

Sebenarnya prinsipnya simpel untuk meramal masa depan diri sendiri :

Apa yang Anda tabur = Apa yang Anda tuai

Apa yang Anda lakukan = Apa yang Anda dapatkan

Sesimpel itu, sayangnya banyak yang tidak suka dalam prosesnya untuk menabur tapi mau langsung menuai.

Menabur memang melelahkan, ada harga yang harus kita bayar untuk mendapatkan sesuatu, ini hukum alam, tidak bisa dinego.

Coba saja Anda melawan hukum gravitasi. Bisa? Jelas bisa, tapi kita yang akan hancur.

Untuk itu jangan cuma bisa protes melihat kehidupan orang lain yang lebih berkelimpahan, lebih kaya, dan kita bergumam “buat apa kaya? toh kekayaan tidak dibawa mati”. Sebenarnya ada nada iri dibalik kata-kata tersebut.

Padahal jika kita kaya, perekonomian negara kita juga akan terangkat selama bukan hasil korupsi, kita bisa banyak membantu orang miskin, tempat ibadah, bantuan sosial lainnya jika memiliki banyak uang.

Bagaimana kita bisa membantu hidup keluarga, orang lain apalagi negara jika penghasilan kita sekelas UMR dan gaya hidup kita borosnya bukan main, dan kita bangga dengan hal itu? Dan ketika susah kekurangan uang kita protes dengan keadaan, menuduh yang tidak-tidak terhadap orang yang lebih beruang.

Makanya hidup jangan dibawa susah, mencari uang susah, kita malas, hasilnya lebih susah lagi hidup kita, kemudian protes dengan kata-kata yang kelihatan baik namun ada nada iri untuk apa kaya kalau masuk neraka? Untuk itu saya membuat ide bisnis yang bisa Anda dapakan juga di sini (semoga membantu)

Kita harus “sakit” untuk membayar harganya untuk mendapatkan sesuatu. Ingin badan bagus, kekar? Angkatlah barbel, sakit bukan awalnya? Tapi jika dilakukan dengan konsisten hasilnya lama-kelamaan akan terlihat.

Tubuh saja jika ingin sehat ada harga yang harus dibayar, tidak makan gorengan saja sudah cukup “menyiksa” lidah kita sebenarnya. Bertahan menghadapi proses sampai mendapatkan hasil inilah yang suka kita lupakan dan tinggalkan karena memang merepotkan dan menyakitkan.

Tapi sayang sekali Anda tidak bisa melawan hukum alam. Melawan dan jelas yang ada kita terkapar. Kecuali Anda bisa korupsi tanpa ketahuan seumur hidup Anda.

 

Ingat kunci meramal masa depan diri sendiri itu mudah :

Apa yang Anda lakukan = Apa yang Anda dapatkan

Jadi apa pilihanmu? Apa yang mau Anda lakukan sekarang?

Jangan harap cuma bermain instagram, main sana sini, haha hihi, kepoin feed orang lain kemudian hidup akan lebih baik

Masa depan yang baik akan datang pada mereka yang mau membayar harganya

Tapi jangan cuma mengandalkan diri sendiri, Andalkanlah Tuhan

Karena utamanya masa depan ada di tanganNya

Setuju? Untuk apa juga hidup berkelimpahan tapi kehilangan Tuhan?

Ada satu hal kecil yang bisa Anda lakukan sekarang

Ambil sebuah pulpen dan kertas, sekarang bayangkan pulpen tersebut adalah pena ajaib, apapun yang ditulis pena tersebut pasti terjadi

Sekarang tulis mau menjadi apa, imajinasi Anda pasti menjadi liar bukan?

Buat visi seliar mungkin, kemudian buat perencanaan untuk mencapai visimu itu. Konsisten menjalankan resolusi Anda.

Niscaya dengan bekerja keras + berdoa = meski sekarang hasil kecil tapi jika konsisten maka lama-lama hasilnya akan seperti efek bola salju.

You create your own destiny, Andalah yang menentukan masa depan Anda sendiri namun apapun yang Anda lakukan, tetap kehendak Tuhanlah yang jadi

Setuju?

Namun Bagaimana Membuat Resolusi yang Benar?

Kita sudah tahu jika meramal masa depan kita sendiri cara paling mudahnya adalah dengan melihat apa yang kita lakukan sekarang.

Berarti kita perlu membuat resolusi untuk mencapai visi yang kita buat.

You will never change your life until you change something you do daily - John C Maxwell Click To Tweet

Cara paling mudah kamu bisa membaca apa sudah salah satu guru selling favorit saya yaitu Dewa Eka Prayoga

Dan baca juga Bagaimana agar resolusi tahun barumu berjalan 100% tanpa gagal?

Nah hal berikut juga yang mesti kamu ketahui

Hal-hal Yang Membuat Mimpimu Berantakan, dan Mengapa Kamu Harus Menghindarinya?

Saya mengenal seseorang yang kompleks dan juga seorang pemimpi tulen, dalam arti dia punya banyak harapan dan cita-cita di kepalanya. Tambah lagi, dia adalah seorang pemimpi yang mendambakan sesuatu yang sempurna, baik dalam hal pekerjaan maupun hal-hal lainnya.

Sialnya, di saat bersamaan dia juga adalah seorang yang rumit dan cenderung takut untuk memulai sesuatu. Hambatan terbesarnya adalah: dia takut kegagalan.

Setiap orang bebas untuk bermimpi, dan rasanya kamu juga adalah seorang pemimpi, bukan? Kamu mungkin adalah seorang yang bermimpi menjadi petani buah yang memiliki lahan seluas dua hektar. Dan kamu bermimpi jadi seorang yang kaya raya dengan kebun buahmu.

Tidak ada yang salah dengan bermimpi, selama kamu punya rencana untuk mewujudkannya. Akan tetapi sebaik-baiknya pemimpi dengan harapan yang besar, kamu mesti mengindari beberapa hambatan psikologis yang bakal menghentikanmu mencapai mimpi atau cita-citamu.

  • Menjadi perfeksionis

Ada banyak orang yang memiliki keinginan mendalam dan benar-benar mau mencapai sesuatu yang besar di dalam hidup mereka. Namun mereka terkadang serakah dan tidak mau bersyukur dengan apa yang sudah dimiliki sekarang. Orang seperti itu cenderung ingin memperoleh lebih dari apa yang pantas mereka dapatkan sekarang.

Adalah salah bila kamu ingin memperoleh tawaran pekerjaan bagus dengan gaji tinggi, dan kamu mau memperolehnya sekarang. Pendekatan seperti itu sungguh salah. Kamu tidak perlu menjadi seorang yang perfeksionis.

Hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah bersyukur dengan apa yang sudah kamu miliki. Bukan berarti kamu tidak boleh bermimpi besar, namun biasanya mimpi besar selalu dimulai dari hal-hal kecil yang kamu miliki sekarang. Nah, bersyukurlah dengan hal-hal kecil yang sudah kamu miliki itu.

Hal-hal kecil itu justru bisa memberikanmu lebih banyak hal di masa depan, yang sesuai dengan ekspektasimu dan akhirnya ia jadi nilai yang pantas kamu dapatkan. Begitulah caramu menghindari perfeksionisme. Bersyukur atas hal-hal kecil, dan berangkat dari hal-hal tersebut justru bakal membantumu mencapai apa yang benar-benar menjadi keinginanmu.

  • Takut kegagalan

Kebanyakan orang takut gagal, bahkan sebelum mereka memulai. Misalnya: kamu takut memulai sebuah hubungan dengan orang lain karena takut kamu bernasib sama seperti orang tuamu yang bercerai. Itulah mengapa kamu tidak bakal melihat mimpimu mendapatkan pasangan yang sempurna, karena kamu sendiri sudah takut di awal.

Sebetulnya yang mesti kamu tanamkan adalah: kegagalan merupakan sebuah berkah. Kegagalan menjadi sebuah nilai yang tidak bisa dihindari, namun kamu bisa belajar banyak dari sebuah kegagalan.

Bila diolah dengan benar, kegagalan akan membuatmu bertambah kuat dan pastinya bakal membuat kamu lebih fokus dengan pencapaianmu. Berbekal pengalamanmu dengan kegagalan sebelumnya, kamu bisa belajar hal-hal yang seharusnya tidak kamu lakukan di masa depan. Teruslah mencoba walau gagal berkali-kali, karena jalanmu sendiri sebenarnya sudah terbentang di depan sana.

  • Fokus pada hasil

Hanya fokus pada hasil akan membuatmu tidak sabaran, sebab kamu hanya berpikir tentang bagaimana rencanamu bisa memberikan segala-galanya dalam waktu singkat. Percayalah, tidak ada hasil instan, bahkan untuk sebuah keinginan diet.

Kamu perlu sadar bahwa segala hal, baik dalam hal pekerjaan maupun bisnis, misalnya, tidak berjalan tanpa adanya hambatan. Hal terbaik yang bisa kamu lakukan adalah menikmati proses dan jangan terlalu fokus pada hasilnya.

Kebanyakan orang mungkin selalu merencanakan tenggat waktu cita-cita, namun lupa mempersiapkan jadwal mencapai cita-cita. Jadi bila kamu punya mimpi dan cita-cita, alangkah lebih baik bila kamu membuat rencana dan jadwal, dan kemudian berusaha keras mencapainya. Jangan lupa, orang yang konsisten melakoni sesuatu punya lebih banyak peluang untuk merealisasikan mimpinya.

Bermanfaat?

Share ya

Follow Us On Social Media :
2 comments on “Cara Meramal Masa Depan Diri Sendiri yang Pasti TOP Markotop
  1. Terimakasih atas sharingnya. Sangat menginspirasi dan bermanfaat. Semoga kedepannya byk artikel baru yg menginspirasi serta membangun pemikiran yg lbih terbuka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *