Apa yang Terjadi jika Pernikahan Sejenis/LGBT Dilegalkan di Indonesia? Bagaimana Pandangan Anda mengenai LGBT?

Apa yang Terjadi jika LGBT Dilegalkan di Indonesia? Bagaimana pandangan anda mengenai kaum transgender indonesia, gay indo dan lesbian indonesia?

(punya ide lain atau masukan lain? silakan berkomentar di bawah :) 
Sebelum melihat apa yang akan terjadi jika pernikahan sejenis atau LGBT dilegalkan di Indonesia, yuk kita lihat beberapa fakta berikut : 

Beberapa saat yang lalu dunia dibuat gempar dengan berita bahwa LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender) dan pernikahan sejenis dilegalkan di Amerika. 

Obama menyebut keputusan tersebut merupakan tonggak sejarah bagi rakyat Amerika( bisa anda baca di sini)
Begitu juga dengan di Indonesia, keputusan yang dibuat Amerika tersebut, membuat kaum transgender indonesia, gay indo dan lesbian indonesia semakin terbuka, komunitas LGBT di Indonesia pun semakin berani menyatakan identitasnya. (bisa anda baca di sini)

Mereka semakin berani untuk memperjuangkan hak-haknya sebagai warga negara. 

Bahkan artis, Aming pun mengikuti parade gay di Amerika. Jadi apa yang harus kita lakukan? 

Semakin hari, pandangan kita semakin dibuat berubah. Kalau homoseks itu bukan suatu penyakit, bukan sesuatu yang salah dan tidak bermoral, tetapi homoseks bukan karena pilihan yang salah, tetapi sesuatu yang genetik.

Bisa dibilang jika bayi baru lahir, bayi tersebut memang sudah gay atau lesbi kecenderungan seksualnya.

Dan orang-orang yang mengkritik LGBT, yang mengatakan jika gay itu salah disebut sebagai orang yang berpikiran sempit. Begitulah yang terjadi di Amerika Serikat. 

Apa pandangan Anda mengenai gay dan lesbi tersebut?

Fakta Amerika

Kita perlu tau kalau peresmian pernikahan gay dan lesbi ini sudah dimulai sejak dulu. 

Presiden Obama mengadakan resepsi bulan khusus bagi kaum LGBT pada tahun 2009 di White House dan mengatakan bahwa masih ada undang-undang yang tidak adil yang perlu diubah dan praktik-praktik yang tidak adil yang harus dihentikan. 

Jadi bukan berbicara tentang apa kencenderungan homoseks atau lesbian itu salah, tapi adil atau tidak. Kita perlu tau kalau Amerika adalah negara bebas. Jadi ini dilakukan demi kebebasan. 

Apa yang Terjadi jika Pernikahan Sejenis/LGBT Dilegalkan di Indonesia? Bagaimana Pandangan Anda mengenai LGBT?

Merah : yang tidak menyetujui gay  Biru : yang menyetujui gay
Berikut bisa kita lihat, statistik tersebut menunjukkan orang-orang yang setuju terhadap gay di Amerika hanya 12% di tahun 1988. 
 
Gerakan homoseks pertama kali dibuat setelah kerusuhan Stonewall di kota New York tahun 1969. Dimulai dari protes setelah polisi menggerebek bar yang dikunjungi kaum gay. 
 
Setelah itu kaum homoseks balik menyerang dan akhirnya gerakan homoseks lahir untuk menyadarkan masyarakat. 
 
Sekitar tahun 1990 orang-orang mulai berpikir kalau homoseks adalah sesuatu yang sudah terjadi dari lahir dan tidak bisa diubah. 
 
Lihat di tahun 2010 orang-orang yang menentang LGBT terbalik begitu jauh jika dibandingkan dengan tahun 1988.
 
Jika dari 2009, Obama sudah diketahui sebagai presiden yang mendukung LGBT. Berarti bisa dibilang sebagian besar pendukungnya merupakan orang-orang yang mendukung LGBT juga.


Benar-benar dunia sudah terbalik, artis-artis pun mau tidak mau harus mengikuti zaman dengan menuliskan status #lovewins, mark zuckeberg pencipta facebook juga menambahkan fitur warna pelangi di foto profil facebook. 

Jika mereka tidak mau mengikutinya, tentu mereka dianggap orang yang berpikir sempit dan tentu mereka tidak akan populer lagi. 

Seandainya Anda yang tinggal di Amerika, apa yang Anda lakukan? 

Kalau mengikuti trend itu luar biasa tapi menyangkal iman kepercayaan Anda, dan kalau tidak mengikuti dianggap salah dan buruknya Anda bisa masuk penjara. 

Jadi saran saya untuk Anda, sebaiknya jangan tinggal di Amerika lagi, lebih enak di Indonesia. Amerika bisa dibilang lebih berbahaya dari Indonesia 🙂 

(Sebenarnya tidak ada tempat yang aman, tinggal di gua pun bisa diserang beruang)

Mengapa? 

Saya pernah diceritakan, mahasiswa yang kuliah di australia, ternyata beda jauh ekspetasi sama realitanya. 

Di sana masuknya kuliah abal-abal yang penting lulus, cari kerjaannya juga susah, banyak yang tertipu sama agen. 

Karena tidak punya uang, jadi tidak bisa balik kampung (iya donk), yang lebih parahnya ada yang sampai 1 minggu hanya makan oreo. 

Dan lebih buruknya lagi, banyak yang jadi korban sodomi. 

Terutama oleh orang kulit hitam yang gay, mereka pun tinggi besar tuh, jadi mau lawan bagaimana pun tetap kalah. 

Ini baru di Austraulia yang bisa dibilang “KW” an nya Amerika. 

Bagaimana dengan di Amerika sekarang ya? Bukan hanya cewek yang takut pelecehan seksual, laki-laki  juga sekarang. 

Dan jangan lupa, jangan menggunakan simbol pelangi atau bendera pelangi, kalau tidak mau dianggap gay. Warna ini melambangkan kegaraman dalam komunitas LGBT

Situs besar 9gag pun ikut mengubah foto profilnya dengan warna-warni pelangi, seandainya 9gag tidak ikut-ikutan. Pastinya popularitasnya akan turun. 

Jadi tetap waspada ya.. kita cukup beruntung di Indonesia yang nilai agama sama moralnya tinggi, berbeda dengan negara barat yang nilai kebebasannya tinggi.

Fakta Homoseks

Apa yang Terjadi jika LGBT Dilegalkan di Indonesia? Bagaimana pandangan anda mengenai kaum transgender indonesia, gay indo dan lesbian indonesia?
Orang-orang yang gay, lesbian, tentu ingin membawa pemikiran kalau gay itu suatu hal yang normal, karena genetik bukan karena penyakit jiwa/emosi seperti sudah kita lihat di atas.
 
Mungkin di Indonesia kita tidak melihat seperti itu, kita menganggapnya hal yang tabu dan salah. Tapi di negara barat iya. 
 
Jika ada di sekitar kita yang mengaku gay, pastinya orang itu bisa dikenai diskriminasi.
Sedangkan di Amerika, orang yang tidak setuju dengan gay malah yang dikenai diskriminasi. 
 
Apa yang akan Anda lakukan seandainya ada orang di sekitar Anda yang ternyata gay/lesbi. Apalagi jika ternyata orang tersebut (maaf) teman atau saudara Anda?
 
Tenang kita akan melihat jawabannya nanti di bawah ini
 
Nah, mari kita lihat fakta di atas. Hasil data survei menunjukkan kesetiaan pasangan pria dan wanita yang menikah cukup tinggi, di atas 70%, sedangkan wanita di atas 80%. 
 
Kesetiaan pasangan normal yang menikah ini berbeda jauh dengan pasangan homoseks yang menikah, yaitu tidak sampai 10%. 
 
Berbeda berkali-kali lipat dibanding pasangan normal yang menikah. 
 
Sebuah studi di Belanda, mengungkapkan bahwa pasangan gay yang bisa dibilang
“setia” memiliki 8 partner seks setiap tahun di luar hubungan resmi mereka. 
 
Pasangan pria dan wanita yang normal, tentu tidak akan menggangap hal itu sah-sah saja jika mereka tidur dengan orang lain setiap enam minggu di luar pasangan resminya. 
 
Pastinya itu dikatakan berzinah atau selingkuh. 
 
Bisa saja juga ada, orang mengklaim ada pasangan gay yang setia selama 20 tahun, tetapi hal tersebut sangat jarang terjadi.
 
Sama seperti perokok, memang ada perokok yang sampai nenek, umur 80 tahunan dan masih merokok, dan kelihatannya sehat-sehat saja. Tidak ada penyakit sama sekali 
 
Tapi itu hanya 1 dari jutaan orang yang ada. Faktanya banyak perokok yang terkena penyakit dan meninggal di usia muda. 
 
Dengan 8 partner seks setiap tahun, seandainya pasangan gay menikah di usia 25 tahun, dan hidup sampai umur 75 tahun. Kita kalikan saja, 8 x 50 = 400 partner seks. 
 
Berhubungan seks dengan lebih dari 100 orang adalah hal yang sangat tidak normal. Inilah mengapa pasangan homoseks dilaporkan jauh tidak setia dibanding pasangan normal. 
 
Hubungan pasangan gay biasanya berlangsung rata-rata 1,5 tahun, dan 95% pasangan yang memiliki hubungan lebih dari 5 tahun biasanya memiliki perjanjian, yang mengizinkan pasangan mereka berhubungan seks dengan orang lain. 
 
Berikut, mari kita lihat pembanding tersebut. 50% pernikahan pasangan normal bisa berlangung lebih dari 20 tahun. 
 
Apa yang Terjadi jika LGBT Dilegalkan di Indonesia? Bagaimana pandangan anda mengenai kaum transgender indonesia, gay indo dan lesbian indonesia?
sumber:  national center for health statistics center for disease controland prevention 2001 and the 2003-2004 gay/lesbian consumer online census
Kekerasan juga lebih sering terjadi bagi pasangan gay atau lesbian. Pelecehan pasangan lesbian terjadi rata-rata 44 kali lebih sering dibanding pasangan normal. Untuk pasangan gay, kekerasan lebih sering terjadi yaitu 300 kali lebih besar. 
 
Jelas jumlah kekerasan tersebut sangat tidak normal. Jadi kita tidak bisa mengatakan hubungan pasangan normal dengan pasangan homoseksual itu sama, hanya berbeda di gender saja. Kedua-duanya benar-benar berbeda. 
 
Terutama hubungan homoseks, merupakan gaya hidup yang sangat berbeda, terlalu tidak normal.
 
Mari kita lihat statistik lagi.. 
 
Apa yang Terjadi jika LGBT Dilegalkan di Indonesia? Bagaimana pandangan anda mengenai kaum transgender indonesia, gay indo dan lesbian indonesia?
source: “extent, nature and consequences of intimate partner violence,”u.s departement of justice: office of justice: office of justice program, july 2000, 30; “intimate partner violence,” bureau of justice statistic special report
 
Dari sumber tersebut, bisa disimpulkan secara ringkas dan padat sebagai berikut : 
 
1. Kekerasan antara pasangan 44 kali lebih besar bagi pasangan lesbian dan 300 kali lebih besar bagi pasangan gay 
 
2. Homoseks 50% lebih mungkin menderita depresi, kecemasan, dan menggunakan obat-obatan yang salah
 
3. Risiko bunuh diri 200% bagi homoseks
 
4. Homoseks lebih mudah dua kali lipat untuk mengidap penyakit AIDS
 
5. Tingkat harapan hidup untuk homoseks berkurang 20 tahun
 
6. Pria homoseks 2 x lipat lebih mungkin terkena kanker
 
7. Seorang lesbian memiliki risiko lebih besar untuk penyakit kanker payudara
 
8. Lesbian dua kali lebih mungkin menderita obesitas
 
Jika rokok membuktikan bisa menurunkan harapan hidup sampai 10 tahun, homoseksualitas dua kali lebih menggerikan dan berbahaya. 
 
Homoseks bukan hal yang normal dan baik-baik saja seperti yang digambarkan komunitas LGBT.
 
Oya, satu hal lagi untuk Anda, sebaiknya jangan sekolah di Amerika, baik anak Anda, maupun Anda. 
 
Kenapa? Karena di sekolah-sekolah Amerika, dimasukkan kurikulum homoseks, jelas itu bisa merusak Anda, apalagi anak Anda. 
 
Di wilayah Massachusetts di Amerika, ada seorang ayah yang dimasukkan ke penjara, karena memprotes kurikulum homoseksualitas di sekolah taman kanan-kanan anaknya. 
 
Terlalu seram gan. saya berdoa hal tersebut tidak akan pernah terjadi di Indonesia.
 
Bagaimana dengan Anda?
 
Saya menulis tulisan ini bukan untuk menyampaikan kebencian, tapi sama seperti bungkus rokok, bungkus rokok yang menampilkan gambar akibat merokok bukan karena membenci perokok, tapi untuk memberi peringatan. 
 
Kenapa memberi peringatan? Karena tidak ingin ada orang yang mendapat kerugian dari merokok. 
 
Pandangan dari agama
Bagaimana LGBT jika dilihat dari sudut pandang agama? 
 
Sebenarnya cukup jelas, baik kristen, islam menjelaskan bahwa LGBT itu salah. 
 
Laki-laki diciptakan untuk perempuan, dan perempuan untuk laki-laki. 
 
Untuk gay, lesbi, transgender, jelas dinyatakan sebagai dosa 
 
Belum lagi dengan cerita mengenai lot yang tinggal di kota sodom dan gomora. Kota tersebut dihancurkan oleh Tuhan dengan hujan api karena kota itu penuh dengan orang-orang yang kelainan homoseks ini.
 
Kata sodomi di zaman ini pun diambil dari nama kota sodom di mana lot tinggal. 
 
JIka kita melihat dari cerita di atas, Amerika bisa dibilang nasibnya akan sama seperti sodom dan gomora. Hanya tinggal menunggu waktu saja. 
 
Bisa dilihat mulai dari penyakit AIDS yang menyebar kemana-mana karena akibat dari homoseks ini.

 
Logika dan akal sehat
 
Jika dipikirkan dengan akal sehat, homoseks ini sebenarnya sama sekali tidak masuk akal. 
 
Dulu homoseks di Amerika dianggap sebagai hal yang salah dan tabu, tapi sekarang dianggap sebagai hal yang wajar saja. 
 
Ini sama seperti mengganggap pacaran di zaman dulu itu tabu, tetapi sekarang biasa saja, malah kalau tidak pernah pacaran malah aneh. 
 
Bisa kita pikirkan, binatang saja tau dengan jenis kelamin mana dia harus berhubungan. 
 
Bagaimana jika homoseks itu hal yang benar dan merupakan genetik, dari lahir memang sudah begitu?
 
Jika hal tersebut benar, seharusnya hewan-hewan sudah punah sejak dulu karena banyak yang menikah sejenis. 
 
Bisa menyukai lawan jenis adalah naluri. 
 
Hewan memiliki naluri sehingga dia bisa berhubungan dengan lawan jenisnya. Ini baru hewan yang tidak bisa berpikir dan hanya insting.
 
Apa mungkin manusia kalah dengan hewan yang tidak bisa berpikir dan tidak memiliki akal budi? 
 
Aneh jika artis-artis, orang cerdas dan terdidik, tapi terjebak di homoseks ini.
 
Dunia tambah lama memang tambah aneh dan rusak. Fakta-faktanya sudah cukup banyak kan?
 
Jika pernikahan sejenis dilegalkan di Indonesia . .
 
Sebenarnya pernikahan sejenis dan LGBT ini mustahil kalau mau dilegalkan di Indonesia.
 
Kok bisa? Soalnya Indonesia punya nilai moral yang tinggi, seperti dijelaskan di atas. 
 
Beberapa waktu yang lalu muncul berita, ada gereja setan di Bandung, di rumah yang berbentuk gurita. 
 
Jangankan membawa agama atau malah tidak punya agama, baru mendengar kata setan saja masyarakat sudah alergi. 
 
Sedangkan di Amerika gereja setan tersebar banyak di sana, negara tersebut memang terlalu menjunjung kebebasan. 
 
Tapi tidak ada salahnya toh, jika kita melihat apa yang akan terjadi seandainya pernikahan sejenis/LGBT dilegalkan di Indonesia : 
 
1. Pasangan gay, lesbi akan ramai-ramai menikah. 
 
Ini sudah pasti, tapi yang paling kaget adalah lingkungan sekitar. Ibu kaget melihat anaknya yang laki-laki menikah dengan laki-laki. Tetangga kaget melihat orang yang dikiranya baik ternyata gay. 
 
2. Banyak perselingkuhan terjadi 
 
Seorang istri terkejut melihat suaminya mesra-mesraan dengan pria lain. Siapa sangka ternyata pasangan yang dinikahinya adalah seorang gay. 
 
3. Angka kelahiran menurun 
 
Dengan banyaknya pasangan sejenis, jelas angka kelahiran menurun banyak. 
 
4. Adanya lokalisasi khusus gay/lesbi. Pelacuran pun bertambah jenis. 
 
5. Penyakit AIDS menyebar kemana-mana 
 
Jelas jika homoseks itu menimbulkan penyakit AIDS 
 
6. Masyarakat akan kacau 
 
Apa yang akan terjadi jika masyarakat dipimpin oleh pasangan resmi yang sejenis? Gubernur pria beristrikan pria? 
 
7. Siap-siap saja di social media banyak yang pos foto selfienya dengan pasangannya yang sejenis 
 
8. Sekolah akan menjadi berbeda, jika biasa di cie cie in punya gebetan/pacar, yang kali ini gebetannya sejenis. 
 
9. Dengan adanya artis-artis yang gay/lesbi, bisa dibayangkan apa yang akan terjadi dengan acara infotainment?
 
10. Jangan kaget kalau dapat undangan pernikahan gay/lesbi dari teman kita
 
11. Banyak lembaga agama terpaksa tutup, yah mau gimana lagi, daripada menyangkal iman. Atau tetap buka dengan risiko masuk penjara atau kena denda karena tidak mau menyetujui pernikahan sejenis? 
 
12. Jangan horror kalau melihat dua pria bergandengan tangan di mall atau mesra-mesraan di tempat makan. Atau melihat pria meluk pria sewaktu naik motor. 
13. Penggereban kos bukan hanya karena pasangan cewek cowok yang belum menikah, tapi juga pasangan sejenis. Kelihatannya tidak akan ada lagi satu kos berdua atau satu kontrakan / apartemen. 
 
14. Banyak kasus pelecehan seksual baru, bukan hanya perempuan tapi juga korbannya laki-laki. 
 
Masih ada lagi? Bagaimana menurut Anda? 
 
Sebaiknya sih jangan dipikirkan, itu hanya merusak otak bagian imajinasi Anda 🙂 
 
Mengenai orang-orang yang gay/lesbi di sekitar kita . .
 
Tidak bisa dipungkiri jika di Indonesia tidak ada kaum homoseks. Mereka ada hanya jumlahnya sedikit dan tentu tidak diakui. 
 
Bisa dilihat dari komunitas gay indo, lesbian indonesia, transgender indonesia yang melakukan demo di awal-awal waktu LGBT dilegalkan di Amerika. 
 
Belum lagi banyak kasus pelecehan seksual sodomi, mulai dari JIS, dan sebagainya. 
 
Jadi pertanyaannya apa yang harus kita lakukan dengan orang-orang homoseks yang ada di sekitar kita? 
 
Yang penting kita seharusnya tidak menjauhi mereka. Sebenarnya mereka kasihan sekali. 
 
Memang tidak mudah, tapi mereka butuh bantuan kita juga. 
 
Cara termudah membantunya, kita bisa minta kepada pemimpin agama, ke orang-orang yang pernah terjerumus di sini juga dan bebas buat bantu bimbing orang ini, bukan malah dihakimi. Kalau kita berusaha sendiri saya yakin itu susah setengah mati. 
 
 Agar orang tersebut terbuka, karena keterbukaan itu awal pemulihan. 
 
Dengan keterbukaan, orang tersebut seperti menempatkan penjaga di hidupnya, jika dia mulai melenceng lagi, ada yang menghadangnya dan mengembalikan jalannya. 
 
Dengan terbuka juga sebenarnya itu menandakan orang tersebut mau/ada niat dari diri sendiri untuk  merubah hidupnya. Lagian kita tidak bisa memaksa orang berubah, apalagi jika orang itu tidak ada niat, hal itu tidak akan pernah terjadi. 
 
Akhir kata, begitu kira-kira pandangan saya mengenai LGBT dan pernikahan sejenis. Untuk lebih dan kurangnya saya mohon maaf.
Berikut sedikit artikel lain untuk kehidupan cinta Anda semoga bisa menetralisir permasalahan cinta mulai dari LGBT . .
Bagaimana pendapat Anda sendiri? Bagikan melalui komentar 
 
Semoga bermanfaat! Silahkan di like/share jika menurut Anda konten ini bermanfaat bagi orang lain . .
*Data diambil dari buku berjudul christianphilosophy yang ditulis oleh Andre Wommack
 

Follow Us On Social Media :
39 comments on “Apa yang Terjadi jika Pernikahan Sejenis/LGBT Dilegalkan di Indonesia? Bagaimana Pandangan Anda mengenai LGBT?
  1. Gak semua gay atau lesbi baik dan memang, gak semua straight itu bik juga. Well, mbak ini sifat alamiah manusia. Kalau bahas baik dan benar, mbak nggak bisa nyalahin mas itu dong. Toh, tiap orang kan punya kebebasan berpendapat? Kita demokrasi, to? Saya juga nggak nyalahin mbak karena itu benar.

    Tapi, mbak jika keyakinan mbak berkata demikian mungkin saya tidak menyalahkan. Namun, saya setuju dengan mas di atas dan keinginan saya untuk mengajak kaum gay dan lesbi menjadi straight sangat besar. Keuntungan yang didapat dari menjadi gay atau lesbi, tidak sebanding dengan kerugian yang didapat (saya melihat dari statistik survei, loh).

  2. Bener LGBT itu penyakit menetang kodrat. Rasanya aneh cowo dng cowo nikah cewe dng cewe nikah.
    Mereka itu kaya otaknya udah konslet. Oiia udah konslet gegara syaraf gairah ma seksnya menyimpang.
    Amit amit.

  3. Bener LGBT itu penyakit menetang kodrat. Rasanya aneh cowo dng cowo nikah cewe dng cewe nikah.
    Mereka itu kaya otaknya udah konslet. Oiia udah konslet gegara syaraf gairah ma seksnya menyimpang.
    Amit amit.

  4. Bener LGBT itu penyakit menetang kodrat. Rasanya aneh cowo dng cowo nikah cewe dng cewe nikah.
    Mereka itu kaya otaknya udah konslet. Oiia udah konslet gegara syaraf gairah ma seksnya menyimpang.
    Amit amit.

  5. kalo kata agama dilarang, berarti itu udah jelas2 dilarang. maka orang2 yang punya pikiran seperti itu akan menutup mata dari fakta duniawi sekuat apapun dan gak mau tau alasannya yg penting semua hal tentang LGBT ini tuh DOSA

  6. pernyataan seperti "kalau homoseksualitas dilegalkan, maka manusia bisa2 punah", seakan2 orientasi seksual manusia bisa segampang itu berpindah2. kalo dari awal seseorang suka sama lawan jenis ya kesono2 nya tetap suka lawan jenis dan itu bukan berarti dengan dilegalkannya homoseksualitas semua manusia baik laki laki maupun perempuan bakal pada pindah suka sama sesama jenisnya. SEMPIT sekali orang yg mempunyai permikiran seperti ini.

  7. yes, dunia semakin canggih, semakin maju, semakin hancur juga, makanya kita gk bisa hanya diam-diam, pasif, gak ngelakuin apa-apa, kita perlu bertindak, bersuara juga gan hehe, dari hal kecil

  8. LGBT merupakan penyakit mental, yang harus direhabilitasi adalah orang dan pikirannya. Karena jelas ia telah menyalahi kodrat Tuhan.Dan pelakunya jangan dimusuhi atau dikucilkan supaya ia tidak makin menunjukan sikap homo/lesbi nya ke khalayak umum

  9. memaangnya separah itu ya tentang MAHO di luar negeri?
    di berita, impossible deh kalau disuruh nyari
    paling2 ada dan tenggelam (gak di blow up)

    sori ane gak suka LGBT, mending MAHO wkwkwkw

  10. kurasa memang mengerikan fenomena LGBT ini, serba salah kalau bahas ini, buruk versi agama, dan ada baik dan buruk jika disangkut pautkan dengan sosial. aku orang nasrani, dan uda denger juga berita tentang pernikahan LGBT di amerika sudah legal, dan bahkan ini yang mengerikan, mereka dengan sengaja mengganti kata-kjata dalam kitab suci nasrani dengan kata kata yang menujukkan bahwa LGBT itu bukanlah suatu dosa. aku sih masih bersyukur dapat hidup di Indonesia yang memang kalau disinggung tentang agama bapernya pake banget *eh xD , tapi daripada di amerika yang bertebaran luas gereja -gereja sesat yag membuat kita semakin terjerumus ke dalam dosa. oke ini sekedar curhat dari ane xD

  11. Banyak yg berpendapat bhw lgbt:
    1.bukan pilihan(tdk ada pilihan lain).
    2.bukan penyakit.
    3.tdk menular.
    4.berhak hidup di indonesia.
    5.negara harus melindungi.

    Menurut pendapat saya:
    1.dalam hidup ini manusia sll diberi pilihan oleh Tuhan dlm setiap apapun.contoh jika saya hanya mecintai satu gadis dan gadis itu menolakku mentah2,apakah saya tidak punya pilihan?
    2.manusia terdiri dr jasmani & rohani,segala bentuk penyimpangan thd norma susila dan jg agma,adalah penyakit rohani.
    3.semua penyakit rohani pasti bisa menular,walaupun jg tergantung dr pertahanan rohani(keimanan) orang yg dekat dg nya.
    4.apakah jika bertentangan dg norma agama bukan berarti jg bertentangan dg pancasila sila pertama?dan komonitas yg bertentangan dgn pancasila apakah berhak hidup dan tinggal di indonesia?
    5.benarkah negara hrs melindungi komonitas yg bertentangan dgn norma dr pancasila?

    Jika sampai terjadi lgbt di legalkan,maka bisa saja suatu saat ada muncul komonitas sex bebas yg menuntut utk dilegalkan.

  12. Saya cuman mau tumpang ikut kasih saran disini.
    Pertama-tama, saya berikan Anda acung jempol untuk berusaha mendapatkan fakta-fakta untuk membangun komposisi ini.
    Tapi ada beberapa fakta Anda yang salah.

    Misalnya kita disini Amerika ada separation between religion and government. Ini dimaksudkannya bahwa peraturan yang ada di peragamaan tidak ada diperbolehkan di aplikasikan ke pemerintah.
    Gereja-gereja disini masih ada yang tidak mau melakukan same-sex marriage pengesahannya. Mereka tidak pernah ditangkap. Karena same-sex marriage yang di-sahkan di Amerika adalah yang sekuler. Tidak ada pendeta yang dipenjara karena mereka menolak hal tersebut.
    Itu fakta yang salah.

    Juga sebelum tahun lalu, same-sex marriage sudah legal di banyak state disini semenjak 2004. Dimulain dari Massachusets. Dan itu pun kita sudah merasa sangat terkalahkan oleh Canada yang sudah men-sahkannya di seluruh negara semenjak lebih dari 10 tahun yang lalu. States-states yang masih menentang same-sex marriage waktu itu adalah state-state midwet dan juga south yang masih memegang agama dan dulu dimana mereka menggunakan alkitab untuk memperbudak orang hitam.
    Kita disini belajar di sekolah kalau mencampurkan pemerintah dengan agama itu sangat salah. Tapi saya sempat juga sekolah di indonesia waktu kecil dan tahu bahwa di Indonesia agama terlalu sangat campur dengan kehidupan sehari-hari.
    Saya mengetahui kalau tahun tahun terdahulu (decades ago), orang gay banyak ganti ganti pasangan. Tapi begitu pula dengan orang tidak gay, mereka sering ganti pasangan.
    Kalau Anda mau lebih mendalami lagi research itu, perlu diketahui yang paling tidak banyak berganti ganti pasangan adalah lesbian. Apakah ini berarti Anda setuju dengan cara hidup lesbians?
    Tapi phenomenon di antara kaum gay ini juga karena waktu itu mereka pertama kali bebas untuk "mengekspresikan" diri mereka sendiri (Note the Stonewall reference you made). Sehingga mereka menjadi begitu.
    Saya pikir sekarang hak mereka sudah normalized dengan straight people punya hak. Sebagai akibatnya, saya punya banyak teman gay yang tidak berganti ganti pasangan.
    Saya 35 tahun (yah sudah tua!) dan saya punya teman yang sudah lama menjadi same-sex partner. Some of them have had it for 20 years and counting. Monogamously.
    Saya pikir banyak orang Indonesia yang perlu di-edukasi dan keluar dari daya pikiran sempit dari keagamaan. Dunia itu sangat lebar. Dan stereotype itu selalu hal yang salah.
    Apabila Anda mau stereotype, maka sampai detik ini banyak orang dari western hemisphere yang pikir Indonesia = Muslim = ISIS = terrorists. Tapi pendapat itu salah. Benar bukan?
    Yah karena itu lah stereotype. Jadi tolong buka pikiran Anda, keep learning and avoid those stereotype about gay people. They are also people who want to love and be loved.
    Saya yakin orang Indonesia ada potential dan bisa menjadi yang lebih baik.
    Terima kasih.

  13. Saya cuman mau tumpang ikut kasih saran disini.
    Pertama-tama, saya berikan Anda acung jempol untuk berusaha mendapatkan fakta-fakta untuk membangun komposisi ini.
    Tapi ada beberapa fakta Anda yang salah.

    Misalnya kita disini Amerika ada separation between religion and government. Ini dimaksudkannya bahwa peraturan yang ada di peragamaan tidak ada diperbolehkan di aplikasikan ke pemerintah.
    Gereja-gereja disini masih ada yang tidak mau melakukan same-sex marriage pengesahannya. Mereka tidak pernah ditangkap. Karena same-sex marriage yang di-sahkan di Amerika adalah yang sekuler. Tidak ada pendeta yang dipenjara karena mereka menolak hal tersebut.
    Itu fakta yang salah.

    Juga sebelum tahun lalu, same-sex marriage sudah legal di banyak state disini semenjak 2004. Dimulain dari Massachusets. Dan itu pun kita sudah merasa sangat terkalahkan oleh Canada yang sudah men-sahkannya di seluruh negara semenjak lebih dari 10 tahun yang lalu. States-states yang masih menentang same-sex marriage waktu itu adalah state-state midwet dan juga south yang masih memegang agama dan dulu dimana mereka menggunakan alkitab untuk memperbudak orang hitam.
    Kita disini belajar di sekolah kalau mencampurkan pemerintah dengan agama itu sangat salah. Tapi saya sempat juga sekolah di indonesia waktu kecil dan tahu bahwa di Indonesia agama terlalu sangat campur dengan kehidupan sehari-hari.
    Saya mengetahui kalau tahun tahun terdahulu (decades ago), orang gay banyak ganti ganti pasangan. Tapi begitu pula dengan orang tidak gay, mereka sering ganti pasangan.
    Kalau Anda mau lebih mendalami lagi research itu, perlu diketahui yang paling tidak banyak berganti ganti pasangan adalah lesbian. Apakah ini berarti Anda setuju dengan cara hidup lesbians?
    Tapi phenomenon di antara kaum gay ini juga karena waktu itu mereka pertama kali bebas untuk "mengekspresikan" diri mereka sendiri (Note the Stonewall reference you made). Sehingga mereka menjadi begitu.
    Saya pikir sekarang hak mereka sudah normalized dengan straight people punya hak. Sebagai akibatnya, saya punya banyak teman gay yang tidak berganti ganti pasangan.
    Saya 35 tahun (yah sudah tua!) dan saya punya teman yang sudah lama menjadi same-sex partner. Some of them have had it for 20 years and counting. Monogamously.
    Saya pikir banyak orang Indonesia yang perlu di-edukasi dan keluar dari daya pikiran sempit dari keagamaan. Dunia itu sangat lebar. Dan stereotype itu selalu hal yang salah.
    Apabila Anda mau stereotype, maka sampai detik ini banyak orang dari western hemisphere yang pikir Indonesia = Muslim = ISIS = terrorists. Tapi pendapat itu salah. Benar bukan?
    Yah karena itu lah stereotype. Jadi tolong buka pikiran Anda, keep learning and avoid those stereotype about gay people. They are also people who want to love and be loved.
    Saya yakin orang Indonesia ada potential dan bisa menjadi yang lebih baik.
    Terima kasih.

  14. Bagi orang muslim,pengertian agama adalah cara hidup yg benar.begitu jg saya lihat dgn agama lain(terlepas dr pengamalan individunya).jd memang menjadi seharusnya jk cara hidup dalam hal apapun hrs sesuai dgn ajaran agama.jk cara hidup tdk hrs sesuai agama,lalu apa fungsi agama?jk orang yg merasa wawasannya luas berpendapat bhw lgbt layak hidup di indonesia,menurut saya itu bukti bhw orang tsb tidak faham apa fungsi agama yg sesungguhnya.
    Didalam islam,perbuatan apapun/sekecil apapun perbuatan kelak hrs dipertanggung jawabkan di akhirat.
    Jadi aneh sekali jk ada yg berpendapat bhw cara hidup yg benar tdk hrs sesuai dgn norma/aturan agama.

  15. setiap yang dilarang oleh Allah pasti banyak mudarad (keburukan)

    dari pada manfaatnya. hadapilah dengan sabar. Allah maha tahu tentang yang Allah ciptakan

    termasuk diri para lgbt dan apa yang mereka yakini tentang hubungan

    sejenis. hal serupa sudah terjadi dimasa nabi Lutf, telah dilarang

    dan dimusnahkan dari muka bumi. memang keburukan itu tidak langsung

    datang saat ini tetapi jika terus dilanggar maka slow but sure,

    kuburukan itu akan datang ke diri lgbt.

    mari kita lihat analogi berikut. seorang pencipta sepeda motor honda

    mengetahui cara perawatan agar motor itu dapat digunakan dengan baik

    dan berdaya guna dalam waktu yang panjang. cara perawatan itu telah

    diberitahu kepada pemakai motor melalui buku manual. berkaitan

    dengan itu ada dua orang pemakai sepeda motor,

    orang pertama :mengikuti petunjuk perawatan yang sepeda motor dengan

    baik, misal:
    1. ganti oli mesin setelah pemakaian 1.000-1.500 km
    2. gunakan ole mesin kekentalan 40 sae
    3. bahan bakar bensin

    orang kedua:
    tahu juga akan aturan main perawatan sepeda motor honda tsb, tetapi tidak mengindahkannya dan ia berfikir dan melakukan
    1. sepeda motor ini sepeda gue
    2. gue yang beli,
    3. apa hubungannya dengan perawatan yang ditetapkan oleh motor honda
    terserah gue

    lalu orang kedua melakukan
    1. mengganti ole mesin setelah pemakaian 5.000 km
    2. oli mesin digantinya dengan minyak goreng
    3. bahan bakar bensin

    pertanyaan yang timbul kemudian,
    apa yang terjadi terhadap kedua motor tersebut ?
    saya kira pola fikir orang lgbt adalah analog dengan pemakai sepeda

    motor orang kedua. akibatnya sepeda motor orang kedua akan suka ngadat,rusak (masuk keluar bengkel) bahkan jim (mati total) slow but sure

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *